What do you want?

Kamis, 26 September 2013

Doraemon dan Nobita

        Pasti tidak asing lagi dengan salah dua tokoh anime yang satu ini, adalah Doraemon, robot kucing masa depan yang datang ke kehidupan Nobita. Kartun tersebut menceritakan kalau doraemon tidak datang, masa depan Nobita akan sangat buruk, tetapi dengan datangnya Doraemon, mendadak bisa dipastikan Nobita mempunyai masa depan indah.
       Sedikit banyak saya bisa belajar dari tokoh kedua tokoh ini, belajar dari sifat positifnya yang salah satunya yaitu suka menolong sesama dan tidak senang melihat orang lain sedih serta dalam keadaan kesusahan. Hal itu nampak sekali ketika hampir tiap hari Nobita selalu merengek kepada Doraemon atau tidak jarang juga Nobita pulang sekolah dengan menangis karena telah dijahili oleh Giant dan Suneo, dan Nobita merasa dirinya lemah, seringkali Doraemon terlihat tidak tega dengan keadaan Nobita yang seperti itu, lantas selanjutnya Doraemon meminjamkan alat-alat ajaib yang digunakan Nobita untuk melakukan hal-hal apapun dengan mudahnya. Tetapi tidak sedikit hasil dari ulah Nobita dengan alat ajaib itu berupa keonaran dan dia sendiri selalu kena batunya.  Meski cerita ini dikemas sangat lucu serta menggemaskan, tetapi kita dapat memetik pelajaran berharga dari Doraemon.
      Di samping itu, secara tidak langsung, tokoh ini juga menggambarkan hubungan kita dengan Tuhan. Sebelum kita percaya adanya Tuhan yang menciptakan alam ini pasti kita merasa hidup kita tanpa tujuan, biasa-biasa saja, bahkan tidak tahu arah hidup ini. Tetapi, jika kita mau hidup di dalam Dia, dan membiarkan Dia hidup di dalam kita, maka masa depan itu sungguh ada, dan semua akan menjadi indah pada waktunya. Kita seringkali merengek pada Tuhan untuk hal-hal yang baik menurut kita, padahal itu belum tentu baik di mata-Nya. Saat do’a kita tidak dikabulkan kita seringkali marah kepada-Nya dan berkata bahwa Dia tidak menyayangi kita, bahkan mungkin ada beberapa di antara kita yang mengambil jalan pintas, seperti yang dilakukan Nobita yaitu ketika ia mengambil sendiri alat ajaib dari kantong cadangan Doraemon. Sialnya, bisa dipastikan hal selanjutnya yang akan terjadi pada kita hampir sama dengan Nobita, yaitu penyesalan. Percayalah, Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untuk kita.
Tulisan ini di ikut sertakan dalam GA pertama Mencari Motivasi

8 komentar:

  1. Seindah apapun rencana kita, masih rencana Tuhan yang lebih indah.. Makasih sudah ikutan..

    BalasHapus
  2. Iya mas betul... :D
    sama-sama mas :)

    BalasHapus
  3. jalan cerita doraemon yang sekarang jadi aneh ya ~
    rasa-rasanya bukan untuk anak-anak lagi :(
    mungkin karena telah berganti penulis yak? :(

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Iya, kayaknya Nobitanya juga ikut2an tambah dewasa kayak kita yg nonton haha dan doraemon tambah tua :p wkwkwkkw

    BalasHapus
  6. Doraemon emang kucing yang baik ya, selalu menolong Nobita kalau kesusahan :)

    BalasHapus