What do you want?

Jumat, 27 September 2013

Solo City Jazz 2013



        
         Aku suka kota Solo, kota penuh budaya adalah salah satu ungkapan yang pas sekali untuk kota ini karena menjamurnya event-event budaya di kota ini. Menurut saya, ini adalah salah satu cara jitu kota Solo untuk selalu melestarikan kebudayaan-kebudayaannya yang unik dengan pertunjukkan-pertujukkan yang awesome, jadi jangan heran jika masyarakat Solo antusias sekali jika berlangsung event budaya karena menurut saya mereka sudah terbiasa dengan hal-hal yang sangat positif itu. Eh, bukan hanya masyarakat asli Solo saja yang antusias sekali melainkan bule-bule juga. Mereka sampai rela loh nonton berdiri berjam-jam jika terlambat mengambil salah satu kursi penonton.
Tahun ini, Solo City Jazz menampilkan Smoothies, Kirana Big Band, Kemlaka, AYA, Bintang Indrianto, Denny Chasmala, Iqbal, Matthew Sayorsz, Syadu Basjidi, Echa Soemantri, Timothy, dan Damez ini adalah yang unjuk gigi tanggal 27 September 2013. Sedangkan pada tanggal 28 September 2013 menampilkan Michelle Kuuhle, AbsurudNation (part of jazz Ngisoringin), Jazz Classica and Concerta, IBF Solo featuring Harry Toledo, SAHITA, B’all Star, serta Iga Mawarni. Acara ini berlangsung pada pukul 19.00 di Benteng Vastenburg, Surakata.
Panggung yang sempat saya abadikan sebelum pertunjukkan :D

Tepatnya malam tadi aku dan ketiga temanku dihebohkan lagi dengan event tahunan kota Solo, yaitu Solo City Jazz (SCJ) 2013. Event yang mempertunjukkan berbagai kelompok dan band yang beraliran jazz yang datang dari beberapa kota di Indonesia. Ini adalah SCJ yang keempat yang diadakan kota Solo. Seketika saya dan teman-teman memasuki pBenteng Vastenburg, kami melihat panggung yang lumayan megah dengan latar dan lampu yang disesuaikan dengan tema, CO-nya kreatif. Para pengunjung dipersilahkan duduk di kursi. Eh, kursinya beda-beda lho, ada yang dilapisi kain putih yang diperuntukkan bagi para undangan, dan di belakangnya terdapat ratusan kursi biasa untuk para pengunjung biasa atau masyarakat umum.
Para pengunjung dianjurkan memakai batik, mengapa? Sebelumnya saya menyangka alasan dianjurkannya memakai batik adalah untuk melestarikan budaya batik kota Solo, tapi ternyata bukan itu alasannya melainkan Solo City Jazz tahun ini bertemakan “jazz up heritage” yang juga mengingatkan kita pada budaya asli Solo *salah sedikit :p. Acara ini berlangsung dua hari, yaitu tanggal 27 September 2013 dan 28 September 2013. Saya dan teman-teman memutuskan menontonnya pada malam Sabtu *bukan karena malamminggunya mau nge-date sama pacar loh :p, tapi karena di malam Jum’at grup band kesukaan teman saya tampil, yaitu Smoothies. Smoothies adalah suatu band beraliran musik jazz yang berasal dari kota gudeg, Yogyakarta. Suaranya bagus banget, innocent menurut saya dengan vokalis yang berparas ayu, personil-personil bandnya juga ganteng *hehe, seingat saya ada Joshua, Dika, dll *lupa :p. Tdak salah memang jika salah seorang teman saya nge-fans berat sama mereka.
Penampilan Smoothies

Ada juga salah satu music yang membuat saya mengantuk jika saya menghayatinya, ditambah lagi dengan keadaan malam yang cerah dengan tiupan angin sepoi-sepoi *lengkap sudah. Tapi asli deh, ini music bagus-bagus banget. Ada juga saya melihat aksi dari Kirana Big Band. Lagu pertama yang dibawakan Kirana Big Band hanya dengan instrument saja, tanpa menambahkan vokalis, alunan musiknya sungguh bagus dilengkapi dengan para personilnya yang lincah sekali memainkan alat musiknya masing-masing. Kemudian lagu kedua, mereka membawakan lagu yang berjudul “Smile”, kali ini lagu itu dibawakan dengan vokali juga yang bernama Sofia, gadis kecil bergaun putih yang berusia masih 6 tahun yang memiliki suara sopran ala Gita Gutawa, amazing! Dilanjutkan dengan lagu ketiga dari Kirana Big Band, mereka memadukannya dengan Ardi yang berusia 12 tahun dengan permainan drumnya yang handal. 
Penampilan Kirana Big Band dan Sofia

Akhirnya kami menyudahi menyaksikan acara tersebut terlebih dahulu, ya karena takut kemalaman sampai rumah. Yang jelas, dari acara tersebut saya dan teman-teman bisa memetik banyak manfaat, bisa tahu bahwa tidak sedikit ternyata kelompok-kelomok pemusik yang beraliran jazz. Bukan itu saja, tetapi saya juga bisa melek kalau ternyata music jazz itu juga sangat bagus, tidak kalah dengan music-musik pop yang banyak digandrungi leh penyanyi-penyanyi kawakan di televisi. And the next, Solo City Jazz 2014! Don’t miss it! :D Bye… Bye…

3 komentar:

  1. jadi temanya itu, tak kirain untuk melestarikan batik

    BalasHapus
  2. iya, di Solo setiap Jum'at kalo hari batiknya :)

    BalasHapus
  3. jangan lupa ya di follow twitternya @smthsofficial :) senang bisa menghibur :D

    BalasHapus