What do you want?

Selasa, 05 Mei 2015

Gunung Ungaran, 2.050 mdpl



Halo anakku yang akan ada di masa akan datang... ketahuilah ini mamamu yang di masa remajanya tidak ingin diam di hanya 1 titik. Terus dan terus ingin mencoba hal baru, yang memiliki banyak cita-cita dan ingin memperoleh pendidikan setinggi-tingginya, yang tidak ingin hanya menjadi seorang ibu rumah tangga yang hanya bisa mendapat apa-apa dari papamu, dan ingin sekali menjadi seperti kakekmu... yang selalu memandang bahwa di dunia ini banyak sekali hal yang harus dicoba dan akan sayang sekali jika dilewatkan, karena hidup hanya sekali dan waktu dengan ransel kesempatannya tidak akan kembali.
 
Puncak Gunung Ungaran
Akhir-akhir ini atau tepatnya setahun terakhir ini hampir setiap weekend nggak mau yang namanya di kota sendiri, pasti deh setiap weekdays sering kepikiran “besok weekend enaknya kemana ya? Udah bosen sama kota Solo yang gitu-gitu doang” tapi ya gini, namanya juga masih mahasiswa yang masih punya tanggungan skripsi tapi punya sambilan bikin cerita buat anak cucu nanti jadi budget-nya buat yang namanya traveling masih terbatas, masih pake uang jajan sendiri haha... tapi, yakin aja nggak akan rugi kok make uang buat beli pengalaman :D, apalagi buat pengalaman-pengalaman yang nggak semua orang bisa ngerasainnya :D



Finally....

Akhirnya kesampean juga. Pengen ke sini dari bulan Mei 2014, eh malah ketunda-tunda mulu dan malah ngetrip ke gunung-gunung lain (Papandayan, Sindoro, Merapi, Sumbing, Cikuray, Andong, bahkan Semeru). And now, setahun kemudian tepat di bulan Mei 2015 baru bisa ke Ungaran.

Halo, kali ini aku ngetrip bareng Andra lagi, hiking plus camping ceria ceritanya. Udah direncana sih soalnya di akhir minggu awal bulan Mei ada long weekend jadinya di gunung pasti rame.

Gunung Ungaran dengan ketinggian 2.050 mdpl terletak di sebelah selatan-barat daya kota Semarang dengan jarak 40 km. Kita dapat mendaki gunung ini dengan 2 jalur yang direkomendasikan yaitu jalur Mawar dan jalur candi Gedong Songo.   Selesai packing dan perlengkapan udah safety kita berangkat dari Solo pukul 3 sore. Solo saat itu hujan deres, eh sampe Boyolali kehujanan lagi. Terus sampe di Salatiga kita nggak tau jalan ke basecamp Ungaran via Mawar... eh iya, yang ngetrip sama aku tolong dimaklumin ya sama sifat aku yang suka nekatan pergi ke tempat yang nggak tau lokasi tepatnya sebelumnya, kan bisa pake GPS (gunakan Penduduk Sekitar) :P haha... setelah pake GPS hp dan GPS manual kita sampe di basecamp Mawar. Menurut aku, kawasan pendakian gunung Ungaran itu fasilitasnya udah bagus banget mulai dari transportasi, akomodasi, dan akses informasi semuanya udah bagus dan lancar, pelayanannya pun juga udah baik. Biaya administrasi untuk 2 orang dan 1 motor bisa ditotal sekitar 20ribu. Basecamp gunung Ungaran via Mawar terletak di dekat Umbul Sidomukti. Pukul 7 malam kita mulai mendaki yang hanya cuma berdua. Tapi, waktu itu banyak sekali pendaki karena long weekend.
Basecamp – pos 1 (Pronojiwo)
Dari basecamp jalur pendakian didominasi oleh tanah yang licin dan berair, namun landai. Jalur pendakian di Ungaran kebanyakan adalah jalur air juga. Jadi licin sekali ketika hujan. Banyak suara gemericik air, sehingga Ungaran banyak terdapat sumber air. Perjalanan dari basecamp-pos 1 dapat menghabiskan waktu 30 menit-45 menit. Pos 1 terdapat pondok/shelter.
Pos 1-Pos 2 (Promasan)
Perjalanan ke pos 2 masih didominasi tanah licin dengan aliran air. Malam itu tidak begitu cerah, terkadang hujan gerimis. Perjalanan ke pos 2 masih menanjak landai dan kita melewati aliran sungai kecil. Airnya jernih dan cocok sekali sebagai sumber air. Pos 1 ke pos 2 kami menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam. Kami juga melewati pemukiman penduduk yang hanya terdiri dari beberapa rumah, kemudian kebun kopi dan kebun teh. Di kebun teh ini kami mendirikan tenda untuk bermalam. Banyak pendaki yang bermalam di sini. Perjalanan ke puncak Ungaran dari kebun teh ini dapat menghabiskan waktu sekitar 2 jam. Malam itu mendadak hujan deras, eh apesnya tendaku patah framenya dan itu tenda nggak berdiri secara sempurna ditambah dengan flyset yang kekecilan, yap kita nyaris kebanjiran di tenda :p
Pos 2 – Pos Bukaan
Pagi itu mendung, hujan gerimis. Namun sekitar pukul 9 pagi kami memulai perjalanan ke puncak. Sekitar 15 menit kami berjalan sampailah kami di pos bukaan yang ditandai dengan pondok.
Pos Bukaan – Puncak
Mulai dari sini perjalanan mulai menanjak, terjal, dan berbatu. Aku kira ke Ungaran itu bisa hanya sekedar camping, namun nyatanya treknya juga seperti beneran mendaki gunung, bisa dibilang trek Ungaran hampir mirip dengan trek gunung Sindoro yang terjal dan berbatu. Bedanya di Sindoro keadaan treknya agak berdebu dan berpasir, sedangkan di Ungaran kebanyakan tanah licin. Jam 11 kami sampai di puncak. Puncak Ungaran lumayan luas, bisa untuk mendirikan beberapa tenda. Sebelum menuju puncak juga banyak lahan luas yang digunakan pendakin untuk bermalam.
 
Dibuatin ini sama Andra :D


Demikian perjalanan kita berdua di gunung Ungaran. Gunung yang tidak terlalu tinggi tapi jangan ngeremehin treknya :D
 
di puncak cuacanya nggak terlalu bagus :/ hujan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar